Panduan menentukan genset

Panduan menentukan genset yang tepat untuk pabrik

Panduan menentukan genset

Genset termasuk dalam salah satu komponen penting dalam proses operasional bisnis, dengan kapasitas daya genset yang besar dimana mampu memfasilitasi aktivitas mesin-mesin besar. Hal inilah yang membuat beberapa sektor industri masih sering mengandalkan genset sebagai sumber daya listrik cadangan dalam kegiatan produksinya dan permasalahan listrik padam tidak akan menjadi masalah lagi bagi proses operasional bila perusahaan sudah memiliki genset.

Memilih genset tidak dapat dilakukan sembarangan, bukan hanya persoalan harga yang tinggi saja yang menjadi pertimbangan tetapi dari segi kualitas pun harus diperhatikan. Panduan menentukan genset yang tepat untuk pabrik ini akan mempermudah Anda untuk mendapatkan produk terbaik dan tentunya berkualitas sehingga segala kegiatan operasional dan produksi tidak ada yang terganggu, simak selanjutnya di bawah ini.

Panduan menentukan genset yang tepat untuk pabrik

Mempertimbangkan Daya Genset
Kapasitas daya genset adalah hal pertama yang perlu Anda pertimbangkan saat memilih genset. Genset memiliki satuan kVa sehingga Anda harus mengubah total satuan dari kebutuhan Anda (Watt). Jadi sebelum membeli genset, mari perhitungkan dan kenali jumlah pasokan listrik yang dibutuhkan dalam bisnis Anda.

Pada umumnya kapasitas genset harus 20% lebih besar dibandingkan kebutuhan listrik. Jika tidak ada genset yang memiliki kapasitas lebih dari 20% dibandingkan kebutuhan listrik, tidak masalah selama genset yang Anda pilih memiliki kapasitas lebih besar. Hal ini juga mengurangi resiko pengeluaran perusahaan tidak menjadi besar, agar perusahaan tidak perlu membeli genset kembali.

Memperhatikan Suara Genset
Semakin besar genset, umumnya akan semakin besar pula suara yang dihasilkan. Sebenarnya untuk suara bukan hal yang dipermasalahkan jika seandainya saja Anda sudah mempersiapkan tempat khusus untuk menyimpan genset. Namun jika tidak ingin berurusan dengan suara yang berisik dan mengganggu, maka pilihlah genset yang dilengkapi dengan teknologi peredam suara yaitu genset silent. Walaupun untuk harga, genset silent ini terbilang lebih mahal dibandingkan tipe genset yang lainnya, tetapi untuk suara dan kelebihan sudah jelas genset silent lebih baik.

Fitur Aktif secara Otomatis
Genset yang memiliki panel AMF (Automatic Main Failure) atau ATS (Automatic Transfer Switch akan secara otomatis menyala ketika sumber utama listrik padam. Sehingga Anda atau para karyawan tidak perlu direpotkan untuk mengaktifkan genset saat listrik padam secara mendadak. Sumber catu daya yang mengandalkan listrik dari aliran pusat yaitu PLN akan dialihkan secara otomatis kepada genset agar lebih praktis dan tentunya lebih hemat waktu.

Garansi Resmi dan Ketersediaan Spare Part
Produk genset yang berkualitas sudah tentu dilengkapi dengan garansi secara resmi serta ketersediaan spare part yang mudah didapatkan. Jika nanti genset Anda mengalami gangguan, maka proses perbaikannya pun tidak perlu merepotkan serta membuang waktu Anda, disebabkan Anda dapat langsung melakukan klaim garansi dan penggantian sparepart genset yang rusak dapat dengan mudah diganti atau diperbaiki.

Untuk memastikan genset yang Anda miliki tetap dapat memberikan kualitas terbaiknya saat dibutuhkan oleh perusahaan Anda, jangan lupa untuk melakukan perawatan secara rutin dan sederhana. Berikut 7 cara perawatan genset yang tepat dan sederhana.

 

  1. Meletakkan genset pada tempat yang kering
    Genset adalah perangkat yang wajib untuk dirawat termasuk posisi Anda meletakkannya, karena jika mesin genset tersebut diletakkan secara sembarangan seperti terkena air, terik matahari dan hal lainnya yang dapat membuat genset menjadi cepat rusak.
  2. Jaga kebersihan genset
    Dengan memperhatikan kebersihan mesin genset, maka mereka akan bekerja lebih optimal untuk itu pastikan segala komponen dari perangkat mesin genset bersih dari segala debu, kotoran, minyak, serta air terutama pada area radiator.
  3. Memastikan sirkulasi udara yang baik
    Ketika Anda mengoperasikan mesin genset di dalam ruangan, maka pastikan ruangan tersebut memiliki sirkulasi udara yang baik. Hal ini bertujuan agar gas buang dari pembakaran genset yang ada dalam asap knalpot dari genset tersebut dapat terbuang dengan baik. Dengan sirkulasi udara yang baik membuat pengguna pun menjadi lebih aman dan terbebas dari racun juga dapat membuat mesin menjadi tidak mudah panas.
  4. Melakukan pengecekan oli mesin genset secara berkala
    Oli mesin genset merupakan salah satu komponen yang terpenting dalam mesin genset. Lakukan pemeriksaan oli secara berkala dan lakukan penggantian jika oli mesin sudah mulai hitam atau tingkat volume berada di bawah kadar normal.
  5. Memastikan pengoperasian genset dengan benar
    Ketika hendak menggunakan genset baik dalam keadaan baru atau bekas, Anda harus benar-benar mengetahui bagaimana cara pengoperasiannya agar tidak terjadi suatu hal yang tidak diinginkan dan genset pun menjadi tidak mudah rusak. Anda dapat mempelajarinya dari internet atau mengikuti buku petunjuk sebagai panduan.
  6. Memeriksa bahan bakar
    Bahan bakar adalah faktor penting yang membuat genset dapat menghasilkan energi listrik, untuk itu Anda perlu memperhatikan sebelum ingin mengoperasikan apakah bahan bakar sudah mencukupi dan berada pada tingkat yang tepat agar genset tidak akan mengalami kekeringan dan menjadi mudah rusak.
  7. Melakukan pemeriksaan distilled water pada bagian battery
    Pada battery terdapat distilled yang harus di isi ulang dalam jangka waktu tertentu, umumnya pengisian dilakukan pada 2 hingga 3 tahun, jika tidak resiko sistem kinerja akan menjadi buruk.

 

Penting bukan keberadaan mesin genset khususnya bagi perusahaan yang kegiatan produksi sangat penting. Perusahaan Anda belum memiliki mesin genset? Tunggu apalagi, segera hubungi sole distributor genset yaitu PT. Aneka Cipta Engineering sekarang juga. Dan kami dengan senang hati akan memenuhi kebutuhan genset sebagai sumber utama atau hanya sekedar sumber daya cadangan listrik Anda.

× Chat With Us